Pesantren Insan Cita Indonesia-Cipanas
Menyemai Kader Ulama Pembaharu
Lokasi: Kp. Ciwalen Legok, Desa Ciwalen, Kec. Sukaresmi, Cianjur
SEKAPUR SIRIH
Dr. dr. Judilherry Justam, MM
Ketua Dewan Pembina YASHMI
“Alhamdulillah, tanah seluas 9.700 meter2 di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat telah saya wakafkan untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemaslahatan umat. Sejatinya, cita-cita ini bermula dari semangat kebaruan dalam mendirikan Pendidikan Islam.”
Kita mencermati fakta saat ini biaya pendidikan cukup mahal sehingga tidak semua kalangan dapat membayar biaya dan melanjutkan pendidikannya, sehingga slogan YASHMI adalah
“Menggapai Harapan Masyarakat: Pendidikan Untuk Semua”
Saya ucapkan terimakasih dan mengharapkan do’a restu serta dukungan Bapak/Ibu sekalian agar YASHMI dapat berdiri dan menjadi garda terdepan dalam bidang Pendidikan Islam yang mencetak generasi cerdas yang melek teknologi serta berakhlakul karimah. Aamiin yaa robbal‘alamiin”
Dr. Ir. Ali Ahmudi, MT, MSi
YASHMI didirikan oleh para kader dan alumni HMI UI lintas generasi dan didukung juga oleh para alumni UI lainnya, saat ini dipimpin oleh Kakanda Judilherry Justam (selaku Ketua Pembina Yayasan) dan Kakanda Ali Ahmudi (selaku Ketua Umum Yayasan) memiliki 5 (lima) program utama yang sedang berjalan, yaitu:
1) Pendirian dan Pengelolaan Rumah Tahfidz Al Qur’an Insan Cita Indonesia di Cipanas – Cianjur.
2) Pembangunan Pesantren Terpadu Insan Cita Indonesia di Cipanas – Cianjur.
3) Pembangunan SMK Islam Terpadu Insan Cita di Cipanas (Prodi Teknologi Informasi dan Prodi Teknologi Pertanian).
4) Pembangunan Graha HMI UI (untuk Kantor YASHMI dan Sekretariat Permanen HMI Koorkom UI).
5) Pendirian LAZIS Insan Cita Peduli (Lembaga Sosial dan Fundraising).
Semoga Allah SWT meridhoi perjuangan dan cita-cita luhur kita sebagai kader ummat dan bangsa yang terus bergerak menuntaskan perjuangan yang masih terserak.
LATAR BELAKANG
Sibuknya sebagian besar orang tua dalam mencari nafkah sehingga melupakan tugas utama sebagai orang tua, yaitu sebagai pendidik bagi anak-anaknya.
Kondisi pemerataan pendidikan bagi masyarakat yang saat ini cukup memprihatinkan, terutama bagi masyarakat yang tidak tinggal di daerah perkotaan.
Sebuah keniscayaan bagi lembaga dakwah untuk menciptakan kesempatan, memberikan pelayanan, serta mengkreasikan sebuah sistem pendidikan yang murah dan berkualitas.
SOLUSI
Atas berbagai permasalahan yang telah dijabarkan sebelumnya, YASHMI mencoba untuk berbuat serta berpikir kreatif dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, yaitu dengan cara:
Merencanakan Pelaksanaan Pembinaan Pesantren Terpadu yang dapat memberikan keringanan biaya bagi kader umat dan bangsa yang berprestasi, serta yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Program ini selain menjadi solusi bagi masyarakat kurang mampu, juga strategis bagi perjuangan dakwah dan kaderisasi dalam pembentukan pemimpin umat dan bangsa.
Program Pesantren Terpadu
NILAI DASAR PEMBINAAN
Keislaman & Kebangsaan
Kepekaan Sosial & Tanggung Jawab
Akhlak Mulia & Budi Pekerti Luhur
Kemandirian & Kewirausahaan
Cinta Ilmu & Amal Shaleh
Kekeluargaan & Gotong Royong
Semangat Juang & Rela Berkorban
Kesehatan Jasmani & Rohani
Program Pembinaan
Program Harian
- Shalat wajib berjama’ah
- Qiyamul-lail
- Doa dan dzikir pagi petang
- Tilawah one day one juz
- Dhuha
- Kultum
Program Pekanan
- Kajian Islam
- Tahsin & tahfidz
- Olahraga
- Ekstrakurikuler
- English day
- Arabic day
Program Bulanan
- Training pengembangan diri
- Dialog tokoh
- Diskusi alumni
- Bedah buku
- Training public speaking
Program Khusus
- Leadership program
- Entrepreneurship program
- Charity program
Komponen Pembinaan
Pengurus YASHMI
- Bertanggung jawab atas keberlangsungan pembinaan di asrama
- Berkordinasi dengan Direktur Pesantren dan Alumni
- Memberikan supervisi dan evaluasi terkait pelaksanaan program pembinaan
Alumni
- Memberikan slot waktu untuk aktifitas sharing alumni dengan para santri
- Meminta link donatur pribadi dan institusi
- Memberikan masukan atas aktifitas pembinaan di pesantren dan sekolah
Donatur
- Memberikan support dana untuk kelangsungan pembinaan
- Memiliki hak untuk memantau pembinaan dan menerima laporan keuangan secara berkala
Sarana dan Prasarana Penunjang
Sebagaimana layaknya pesantren modern, Pesantren Insan Cita Cipanas juga dilengkapi dengan sarana ibadah dan pendidikan warga asrama untuk menunjang pendalaman Al-Qur’an (tahsin) dan juga menghafal Al-Qur’an (tahfidz) dengan minimal tambahan 2 juz dari hafalan awal, sekaligus memberi kontribusi bagi masyarakat sekitar.

Pondok Tahfidz Al-Qur’an
Sebagai sarana pembinaan dan peningkatan kapasitas akademik warga asrama
Taman, Ruang Publik & Sarana Olahraga
Sebagai wahana aktualisasi diri, sarana sosialisasi intra dan inter asrama, serta pembinaan fisik dan kesehatan warga asrama.
Gedung Serba Guna
Sebagai pusat kegiatan pesantren, ruang belajar bersama, masjid serta wahana sosialisasi dengan masyarakat sekitar
Unit Usaha Lain
Pengembangan unit usaha lainnya dapat mendukung pendanaan asrama. Setiap angkatan akan diberikan business project yang menjadi sarana belajar pengembangan usaha
Progres Pembangunan Pesantren
Pada periode ini, YASHMI belum memiliki gedung sendiri sehingga masih mengontrak sebuah rumah di dekat tanah wakaf yang digunakan untuk aktivitas rumah tahfidz. Periode ini berlangsung selama 1 tahun lebih dengan santri berjumlah 13 orang yang diasuh oleh Ust. Ahmad dan kemudian terhenti dan vakum akibat gempa Cianjur.
Melihat kerusakan rumah sewa yang cukup parah akibat gempa bumi di Cianjur, maka pengurus YASHMI melihat adanya urgensi untuk menggunakan bangunan sendiri yang lebih aman. Atas dasar tersebut, dipilihlah bekas rumah tani di tengah sawah tanah wakaf untuk direnovasi total sebagai tempat pembelajaran sementara para santri sebelum bangunan utama dibangun.
Masa pembangunan rumah tengah sawah ini berlangsung dari 23 Desember 2022 hingga Februari 2023. Pada saat renovasi, kegiatan belajar mengajar di rumah tahfidz diliburkan.
Setelah renovasi rumah tengah sawah selesai, maka dimulailah perekrutan ulang ustadz baru dan santri baru, karena ustadz sebelumnya sudah bekerja di tempat lain dan santri-santri yang ada sebagian besar sudah kembali ke kampungnya dan susah untuk dihubungi.
Alhamdulillah, akhirnya YASHMI bisa mendapatkan ustadz baru yang memenuhi kualifikasi yang diinginkan oleh YASHMI, yakni Ust. Haikal, yang masih bujang dan hafal Al-Quran 30 juz. Santri yang mengaji tercatat ada sekitar 15 orang dan kemudian berkembang pula pengajian untuk ibu-ibu dan bapak-bapak.
Setelah dana pembangunan yang terkumpul dirasa cukup untuk memulai pembangunan pesantren terpadu, maka dimulailah pembangunan pondok pertama Pesantren Insan Cita Indonesia-Cipanas.
Di sini terdapat perubahan konsep dalam pembangunan pesantren ini. Pada konsep sebelumnya akan dibangun masjid utama sebagai sentra kegiatan pesantren, namun melihat dinamika yang berlangsung di masyarakat dan juga kondisi alam di sana, maka dibuat konsep baru berupa sebuah pesantren “hijau” (green pesantren) yang berbentuk pondok-pondok yang nantinya akan saling terhubung dengan bangunan utama di tengah pesantren.
Pada bulan Januari 2025, pembangunan pondok pertama Pesantren Insan Cita Indonesia-Cipanas secara fisik telah selesai. Pada bulan itu pula pembelajaran di rumah tahfidz tengah sawah mulai dipindahkan ke pondok tahfidz baru itu. Begitu juga dengan pengajian ibu-ibu dan bapak-bapaknya.
Hingga saat ini Pondok Pesantren Tahfidz Insan Cita Cipanas telah memiliki 13 orang santri laki-laki dan 4 orang santri perempuan. Setiap pekan juga rutin mengadakan pengajian gabungan dengan pengajian lain di kampung seberang.
Program Eksisting Pesantren
1. Tahfidz Rutin (3 kali sehari) - Jumlah santri 18 orang
2. Majelis Taklim Insan Cita Cipanas (Setiap Rabu)
3. Peringatan Hari Besar Islam
Pengurus Lapangan Pesantren
Ust. Haikal Anshory
Pengasuh Pesantren
“Tidak ada hasil jika tidak ada niat. Tidak ada kata terlambat untuk belajar Al-Quran.”
Bimo Widarto
Kepala Program Pesantren
“Pesantren harus inovatif kalau tidak mau tertinggal oleh jaman.”
Frans Harlly Anggara
Manajer Ketahanan Pangan Pesantren
“Ketahanan Pangan adalah syarat mutlak Pesantren 4.0.”
Apa Kata Mereka
Semoga pesantren milik YASHMI ini bisa melengkapi pesantren-pesantren yang sudah ada sebelumnya karena banyak pesantren di sini umumnya bersifat tradisional dan tidak menfokuskan pada tahfidz dan kepemimpinan seperti pesantren Insan Cita ini.
Budiyanto, S.AP – Kades Ciwalen-Cianjur
Semoga ke depannya kita bisa selalu bersinergi dalam membangun ummat di wilayah Cipanas dan sekitarnya.
Ust. Hanafi – Pimpinan Ponpes Husnul Khotimah Cipanas
Alhamdulillah keberadaan pesantren ini tidak hanya bermanfaat bagi anak-anak Kawungluwuk tapi juga para petani penggarap di sekitarnya yang tidak punya lahan seperti saya. Mudah-mudahan hasil tani kami menjadi berkah untuk santri.
Maman Suparman – Ketua Kelompok Tani Kawungluwuk
Alhamdulillah pesantren ini support kegiatan ibu-ibu. Ustad pengasuhnya ramah, masih muda dan memiliki wawasan keilmuan yang dalam.
Siti Maesaroh – Ketua Pengajian Gabungan Ibu-ibu Sukaresmi


















